Teman tapi toxic

“Yaelah gitu doang gua juga bisa”

“Udahlah gausah sok2an mau bikin ini itu, biasa aja”

“Eh lu mau tau gak gosip terbaru tentang dia?”

Pasti kalian pernah mendengar kata-kata seperti itu keluar dari orang di sekitar bahkan dari teman kalian sendiri. Kata-kata pesimis dan terkadang cenderung merendahkan

Hati-hati itu adalah gejala dari Toxic people, atau bahkan Toxic Friendship. Gejala yang sering muncul biasanya

  • Sering mengeluh
  • Memicu konflik
  • Sering mencari-cari kesalahan

Lalu bagaimana kita menghadapi orang-orang seperti ini? Apakah harus menghindarinya? Bagaimana kalau ternyata dia adalah teman dekat kita?
Coba simak tips-tips berikut yaa

1. Berani katakan tidak

Tetaplah pada pendirian kalian untuk tidak terpengaruh dengan apa yang dia katakan. Mengatakan “tidak” untuk membicarakan hal yang tidak perlu atau cenderung negatif harus berani kalian lakukan

2. Batasi komunikasi

Toxic people akan selalu merasa dirinyalah yang paling menderita di dunia. Agar tidak terpengaruh, batasi diri kalian dengan hanya berkomunikasi seperlunya saja. Ingat, bukan berarti menjauhinya yaa

3. Bicara dengan mereka

Sesekali, kalian juga harus mengingatkan bahwa apa yang mereka lakukan tidaklah tepat. Bukankah itu lebih baik untuk menjaga kondisi positif dari kalian berdua. Kadang mereka juga butuh diingatkan loh

Toxic people memang memberikan pengaruh yang kurang baik buat kita. Tapi menjauhinya juga tidaklah mudah.
Sesuaikan kondisi kalian masing-masing agar tidak terpengaruh yaa.

Kalau tips dari kalian gimana?
Yuk share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu

Chat Kami
Tanya Kami
Halo, ada yang bisa dibantu?